Posted in Uncategorized

Dalam bayangan cinta

Ibu selalu memperhatikan aku. Apapun yang aku lakukan tak pernah luput dari sorot mata penuh sayang itu. Ia mengasihi aku, dan ia berharap aku menjadi permata dalam pandang matanya. Ia tidak mau aku lengah, lupa bahwa hidup itu harus dijalankan secara bersahaja dan dengan penuh rasa ikhlas.

Sayangnya, aku adalah tipe pemberontak dari sononya. Aku mau lepas dari kendali orang tua yang sudah mendidik dan membesarkan sejak orok kecil yang tidak tahu menahu masalah hidup di dunia ini. Memang cara berpikir yang aku pakai tidak berdasar pada bijaknya orang melihat dunia ini. Aku maunya menjangkau apa saja di luar realita yang aku miliki. Aku sangat yakin bisa menjangkaunya. Tentu saja, apa yang tidak direstui orang tua, utamanya hati seorang ibu, membuat jalan hidupku tidak berjalan mulus. Satu sorot mata saja, aku bisa merasa apakah ibuku suka atau tidak suka. Begitulah aku menjadi semakin dewasa.

Sikap rela dari ibuku sangat aku harap. Juga saat beliau berada di alam lain sana. Beliau sudah meninggal setahun yang lalu. Meski demikian, aku berharap beliau tersenyum dan melambaikan tangan agar aku terus bèrjalan dan melangkahkan kaki dengan tegar. Aku ingin beliau rela dengan apapun yang aku mau, dan ingin pula agar beliau bahagia telah bisa mendidik anaknya menjadi orang sholeh. Satu kedipan mata saja aku bisa merasakannya. Hubungan rahim ini masih terjaga.

Hanya karena cinta aku bisa terus hidup dalam ridho Allah. Aku bersyukur mendapati hidup dalam dekapan ibuku. Dan, sebagai gantinya aku ingin dekapannya itu membuat aku tegar dan tabah dalam menghadapi cobaan. Hari demi hari aku melanjutkan suatu titah perjalanan hidup sebagai amanah mulia. Aku tidak ingin mengabaikan. Nasehat adalah satu kecintaan. Sama seperti sakit, obatnya selalu disiapkan. Kesulitan hidup juga memiliki rahasia untuk dicermati hikmahnya. Pasti ada jalan. “Indah pada waktunya.”

Cinta itu dalam ujian perjalanan ini. Sungguh berat kalau tidak menikmatinya.

 

Author:

Secangkir Kopi adalah awal cerita duka seorang guru. Mengapa harus minum kopi hitam? Ibroh hidupmu adalah bagaimana kamu bangkit dari kematian panjang,