Berilah Peringatan

Dari cara yang telah gunakan untuk menjebak aku, rasanya sulit aku bisa memaafkan. Kamu itu pembunuh karakter. Pengecut juga rupanya. Aku gunakan kesempatan  ketemuan di tempat di mana kamu merasa aman. Aku sudah datang, kan? Satu jurus. “Qum fa andzir!” Pergi dan ingatkan. Itu yang sudah aku coba lakukan.